Membuat Linimasa Stok Vaksin Gotong Royong dengan TImeline JS

Penulis: Abdul Basith Bardan

Jurnalisme Data---Vaksinasi gotong royong (VGR) digunakan pemerintah untuk mempercepat vaksinasi virus corona (Covid-19) di Indonesia. VGR dilakukan dengan pemesanan oleh pelaku usaha yang dikoordinir oleh Kadin Indonesia dan biayanya dibebankan kepada pelaku usaha.

Namun, pada praktiknya penyuntikan VGR berjalan dengan lambat. Berdasarkan data vaksin.kemkes.go.id yang diakses pada 19 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB, jumlah vaksinasi VGR saat ini sebanyak 2 juta suntikan dengan rincian 1.126.463 dosis pertama dan 966.055 dosis kedua. Sementara itu jenis VGR yang berbeda membuat vaksin tersebut tidak dapat digunakan dalam program vaksinasi pemerintah.

Penulis akan menggunakan Timeline JS untuk melihat tanggal kedatangan vaksin Sinopharm yang digunakan untuk VGR. Berdasarkan data tersebut akan terlihat kondisi stok vaksin yang akan dibandingkan dengan penggunaannya sehingga terlihat kondisi masa simpan VGR. Berdasarkan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), masa simpan seluruh jenis vaksin Covid-19 selama 6 bulan untuk melihat kestabilan vaksin.

Langkah yang dilakukan dalam peninjauan stok vaksinasi ini adalah mengumpulkan data kedatangan vaksin yang digunakan dalam VGR. Meski tidak ada data rinci kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia, penulis melakukan tracking berdasarkan siaran pers yang disampaikan resmi oleh pemerintah terkait kedatangan vaksin. 

Dalam mencari pemberitaan mengenai kedatangan vaksin, penulis memasuki situs resmi pemerintah seperti presidenri.go.id. Pada situs tersebut penulis memasukkan kata kunci pencarian kedatangan vaksin. Setelahnya penulis mencatat setiap tahap kedatangan vaksin.

Guna membuat data master dalam kedatangan vaksin, penulis memasukkan seluruh data kedatangan vaksin. Tidak hanya data vaksin yang digunakan untuk program VGR, tetapi juga vaksin lainnya yang digunakan dalam program pemerintah. Berdasarkan data tersebut terlihat data kedatangan vaksin seperti pada tabel berikut.

Penulis membersihkan data yang digunakan dengan hanya menggunakan data vaksin Sinopharm yang digunakan dalam program VGR. Pemerintah telah menetapkan jenis vaksin yang digunakan dalam program VGR berbeda dengan vaksin program. Terdapat dua jenis vaksin yang ditentukan pemerintah dalam program VGR yakni Sinopharm dan Cansino. Namun, hingga saat ini vaksin yang sudah masuk ke Indonesia untuk program VGR baru Sinopharm.

Dengan menggunakan tabel pivot, penulis memisahkan data vaksin Sinopharm untuk mempermudah proses analisis. Pada tabel pivot, penulis memasukkan komponen data tanggal vaksin untuk mengetahui tanggal kedatangan dan menghitung masa simpan vaksin. Keterangan juga dimasukkan untuk memisahkan vaksin Sinopharm yang digunakan dalam VGR dengan penggunaan lain yang berasal dari hibah.

Cara menggunakan tabel pivot cukup mudah. Pengguna hanya perlu memblok sluruh kolom dan baris yang terdapat pada data master atau data utama. Setelah itu piih menudata lalu pilih tabel pivot. Nantinya tabel pivot akan terbuat di sheet baru dengan muncul tampilan piihan pembuatan tabel. mengingat kebutuhan yang telah penulis jabarkan sebelumnya, maka penulis memasukkan komponen yang dibutuhkan dalam tabel pivot.

Terdapat 4 komponen yang dapat diatur dalam tabel pivot. Pertama komponen baris, untuk mengetahui tanggal kedatangan maka penulis memasukkan indikator tanggal kedatangan dalam komponen baris. Kedua komponen tabel, penulis memilih menggunakan jenis vaksin dan keterangan dalam komponen kolom. Ketiga, komponen nilai yang digunakan penulis untuk memperlihatkan jumlah vaksin. Serta keempat, terdapat komponen filter. pada komponen filter, penulis meggunakan indikator jenis vaksin dan hanya memilih memunculkan vaksin Sinopharm yang digunakan dalam program VGR.

Guna menampilkan data tersebut, penulis menggunakan tools Timeline JS yang dapat ditemukan langsung dalam situs pencarian di internet. Penggunaan Timeline JS selain karena tidak membutuhkan biaya tambahan, akan menampilkan data secara lebih rinci terkait dengan tracking stok vaksin dan perkiraan berakhirnya masa simpan vaksin tersebut.

Penggunaan Timeline JS cukup mudah. Pengguna hanya perlu untuk melakukan pencarian di google untuk menemukan Timeline JS. Tools tersebut dapat digunakan secara langsung tanpa harus menginstall dalam perangkat komputer.

Setelah Timeline JS terbuka,terdapat sejumlah contoh hasil Timeline JS yang telah dikerjakan. Lalu akan terdapat langkah-langkah untuk membuat Timeline JS. penulis hanya perlu mengunduh template yang telah disediakan oleh Timeline JS.

Setelah diunduh, penulis memasukkan data kedatangan vaksin Sinopharm dalam kolom pertama. Sementara pada kolom waktu berakhir, penulis akan menggunakan penambahan 6 bulan sesuai dengan ketentuan dari BPOM. Pada tabel tersebut juga dapat ditambahkan foto dengan hanya memasukkan tautan foto.

Tampilan template spreadsheet Timeline JS.

Masukan judul dalam spreadsheet Timeline JS.

Memasukkan data dalam spreadsheet Timeline JS

 

Masukan data vaksin gotong royong seluruhnya dalam template Timeline JS.

Setelah proses memasukkan data selesai, file spreadsheet tersebut dapat langsung dimasukkan dalam tools Timeline JS. Penulis hanya perlu meng-copy link spreadsheet yang telah diisi dalam kolom yang disediakan oleh Timeline JS. Namun, jangan lupa untuk mengatur file untuk dipublikasikan di web. Caranya cukup dengan mengklik menu file pada spreadsheet, lalu pilih opsi publikasikan di web.

Setelah meng-copy kode untuk ditempelkan pada situs yang ingin digunakan.

Berdasarkan data yang ditampilkan penulis, hingga 19 Oktober 2021 masih terdapat stok 5.389.882 dosis vaksin Sinopharm yang digunakan dalam VGR. Belum terdapat vaksin yang telah melewati batas masa simpan. Namun, percepatan pelaksanaan VGR diperlukan mengingat saat ini realisasinya masih lambat. Diperlukan penghitungan lebih jauh untuk melihat potensi sisa stok vaksin dengan menghitung kecepatan vaksinasi gotong royong.