Menghitung Keterwakilan Perempuan dari Partai Berideologi Islam di DPRD Provinsi DIY periode 2019-2024

Penulis: Alvi AH.

Jurnalisme Data---Resep jurnalisme data kali ini akan mengetengahkan bagaimana cara pengambilan data tentang berapa jumlah keterwakilan perempuan dari partai Islam yang duduk sebagai anggota DPRD Provinsi DIY periode 2019-2024. Pengolahan data menggunakan Google Spreadsheet dengan sumber data terbuka dari BPS Provinsi Yogyakarta. 

Indonesia telah meratifikasi CEDAW atau Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 1984. Pada pasal 4 UU tersebut disebut tentang tindakan afirmatif, tak terkecuali untuk hak politik perempuan.

Namun tindakan afirmatif dalam bentuk rumusan kuota 30 persen bagi perempuan duduk di parlemen baru membuahkan hasil ketika disebut dalam UU Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Representasi perempuan di parlemen merupakan salah satu perjuangan panjang perempuan untuk dapat berpartisipasi politik dan pembangunan.

Sejak terbitnya Putusan MK Nomor 22-24/PUUVI/2008 diatur jumlah keterwakilan perempuan dihitung berdasarkan suara terbanyak. Banyak suara sumir yang menganggap putusan ini akan mereduksi kuota 30% bagi perempuan. Namun, di sisi lain justru berpendapat sebaliknya, yaitu menepis anggapan bahwa perempuan dipilih bukan hanya sebagai pelengkap saja tetapi memang karena kapasitas dan kapabilitas serta kedekatan dengan pemilihnya.

Berdasarkan hasil pemilihan legislatif tahun 2019, keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi DIY hanya 9 orang dari jumlah total 55 anggota DPRD DIY. Jumlah ini belum memenuhi kuota 30% yang seharusnya berjumlah 16 perempuan.

Menariknya, dari 9 perempuan yang terpilih tersebut, hanya 2 kader perempuan yang berasal dari partai berideologi Islam, yakni Partai Amanat Nasional. Sedangkan 3 orang dari PDI-P, 2 orang dari partai Gerindra serta masing-masing 1 orang dari Partai Demokrat dan Golkar.

Belum ada data komprehensif yang dapat mendefinisikan ideologi partai secara dikotomis Islam dan non-Islam. Namun dalam Corak Ideologi Partai-Partai di Indonesia -dengan judul asli Mapping Indonesian Political Spectrum- yang ditulis keroyokan oleh Edward Aspinall, Burhanuddin Muhtadi, Diego Fossati, dan Eve Warburton di laman Tirto.id, disebut diferensiasi ideologi yang tegas dan konsisten adalah agama. Temuan ini berdasarkan hasil survei oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerjasama dengan Australian National University (ANU) pada akhir tahun 2017 hingga awal tahun 2018 yang dilakukan kepada 508 anggota DPRD sebagai responden acak dari 31 Provinsi di Indonesia.  

Pengambilan Data dari Sumber Terbuka

Hal yang dilakukan kali pertama adalah membuka laman web BPS Provinsi DIY di https://yogyakarta.bps.go.id/ melalui peramban (browser) Microsoft Edge. Ada beberapa peramban lain yang bisa dipakai seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dan lainnya.

Klik di bagian menu bar sebelah kiri yang terdapat kata “Gender” yang memunculkan 12 tautan.

Berikut tampilan hasil pencariannya:

Klik pada tautan nomor 9 dengan judul ‘Jumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin di D.I. Yogyakarta, 2019’ dan muncullah data sebagai berikut:

Lakukan pengunduhan dengan cara Klik “Unduh Tabel” untuk menyimpan data ini di hard drive komputer atau laptop. File tersebut akan dijadikan file utama dalam pengolahan data. File ini berisi dataset jumlah anggota DPRD Provinsi DIY berjenis kelamin laki-laki dan perempuan serta nama-nama partai pengusungnya. 

Langkah selanjutnya, buat Spreadsheet baru di Google Sheet. Caranya, login melalui akun Gmail, klik Google Apps (ikon 12 titik yang letaknya di samping foto Akun Google), gulung layar ke bawah sampai menemukan ikon ‘Sheet’ seperti ditunjukkan pada lingkaran merah tangkapan layar di bawah ini:

Akan terbuka jendela baru, klik di bagian Blank (ikon tanda tambah) sehingga akan muncul Spreadsheet kosong. Secara berurutan tampilan akan seperti berikut:

 

Klik pada bagian Untitled Spreadsheet yang mengindikasikan Sheet belum dinamai, sehingga akan berganti warna secara otomatis menjadi biru, berarti siap untuk diberi nama. Ganti nama, misalnya, Data Journalism Recipe. Maka Spreadsheet baru ini telah siap digunakan. 

Langkah selanjutnya adalah memasukkan data unduhan ‘Jumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin di D.I. Yogyakarta, 2019’ disimpan, lalu klik Pilih (Select).

Lalu akan muncul kotak Import File, pilih insert new sheet(s), maka file akan terbuka pada sheet baru.

Ganti nama sheet dengan mengarahkan kursor pada Sheet 1 (1) dan ketikkan Anggota DPRD Provinsi DIY 2019. Tangkapan layarnya seperti ini:

Proses import data selesai. Duplicate sheet Anggota DPRD Provinsi DIY 2019, ganti nama sheet menjadi Data Bersih Anggota DPRD Provinsi DIY 2019. Duplikasi data ini untuk mencegah data asli termodifikasi atau ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada salinan file, file asli tetap utuh.

Kini lakukan pembersihan data. Klik Data, lalu klik Clean-Up Suggestion, klik Trim Whitespace. Selain pembersihan otomatis, lakukan pembersihan manual pada baris atau kolom yang tidak diperlukan. Dalam hal ini hilangkan (Delete) Baris (Row) 5, 6, 18 dan 19. Langkahnya, arahkan kursor pada angka baris yang ingin dihilangkan, klik kanan tetikus (mouse), klik Delete.

Hasil pembersihan akan tampak sebagai berikut:

Untuk menghitung persentase jumlah anggota DPRD DIY periode 2019-2024 yang berjenis kelamin perempuan dapat dilakukan dengan cara, pertama, duplikasi Data Bersih Anggota DPRD Provinsi DIY 2019.

Kedua, ganti nama sheet menjadi persentase perbandingan jumlah DPRD laki-laki dan perempuan. Ketiga, arahkan kursor ke C17 (kolom C baris 17), lalu masukkan formula =C15/D15*100%. Lalu pada A17 ketikkan Persentase Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Provinsi DIY. Hasilnya, tertera pada C17 menunjukkan angka 16,34%, tampak dalam tangkapan layar berikut ini:

Hasil ini mengonfirmasi data bahwa kuota 30% untuk keterwakilan perempuan di DPRD DIY periode 2019-2024 belum terpenuhi.

Pengambilan Data dari Mesin Pencari Google

Selanjutnya, mengetahui berapa jumlah anggota DPRD Perempuan di Provinsi DIY dari partai berideologi Islam. Namun sebelumnya telusuri terlebih dahulu sumber data pada hasil survei yang termuat dalam tulisan Corak Ideologi Partai-Partai di Indonesia.

 

Buka kembali peramban, ketik https://www.google.co.id/ dan ketik di kotak pencarian kata kunci ‘Ideologi partai di Indonesia’. Hasil pencarian Google menyajikan banyak tautan, namun beruntung kali ini sumber data yang digunakan berada di tautan teratas.

Begini tampilan laman situs Tirto.id yang dijadikan sumber data:

Gulung layar ke bawah hingga menemukan grafik dalam format gambar yang berjudul Partai Berbasis Pancasila atau Islam?. Unduh gambar dengan cara meng-klik kanan tetikus, klik save image as (simpan gambar sebagai), seperti dalam tangkapan layar di bawah ini:

Dari pertanyaan tentang sejauh mana partai berpijak pada Pancasila (skor 1) atau partai Islami menurut sudut pandang kadernya (skor 10), PDI-P mendapat skor 1,82 sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) paling Islami dengan skor rata-rata 7,82. Berada pada spektrum Pancasila setelah PDI-P adalah Nasdem (2,09), Golkar (2,17), Gerindra (2,40), Hanura (2,96) dan Demokrat (4,41). Sedangkan Partai Islami di bawah skor rata-rata PPP secara berurutan adalah PKS (5,53), PKB (4,48) dan PAN (4,67). 

Kesimpulannya, partai-partai yang berideologi Islam berdasarkan temuan survei antara lain PPP, PKS, PKB dan PAN. Hasil temuan ini digunakan untuk menjawab pertanyaan berapa jumlah anggota DPRD Perempuan dari partai berideologi Islam di Provinsi DIY di atas.

Olah Data dan Analisis

Kembali ke spreadsheet Data Journalism Recipe, pada sheet Data Bersih Anggota DPRD Provinsi DIY 2019, blok dari A4 hingga D14, lalu klik Data, lalu klik Pivot Table, seperti tangkapan layar berikut:

Pilih new sheet dalam kotak Create pivot table, lalu klik Create.

Pada sheet baru Pivot Table 1, ganti nama menjadi jumlah anggota DPRD Perempuan dari partai Islam.

Di area Pivot Table Editor, pada bagian Rows tambahkan dengan klik add, klik Partai Politik.

Klik add pada Values, klik Perempuan. Pada tab Summarize by pilih SUM untuk menunjukkan formula jumlah keseluruhan perempuan pada baris partai politik. Klik add pada Filters, beri tanda centang hanya pada partai berideologi Islam, yakni PPP, PKB, PAN dan PKS. Prosesnya seperti dalam tangkapan layar berikut ini:

Hasil tertera pada kolom B baris 6 (B6) di mana jumlah anggota DPRD Perempuan dari partai berideologi Islam di Provinsi DIY periode 2019-2024 sebanyak 2 orang yang berasal dari Partai Amanat Nasional. 

Resep jurnalisme data ini berguna untuk memetakan keterwakilan perempuan di masing-masing wilayah, terutama suara perempuan di legislatif yang berasal dari partai berideologi Islam.

Dataset dan analisis yang dihasilkan ini membuka peluang untuk dikembangkan menjadi peliputan kolaboratif atau riset lanjutan terkait bagaimana dampak tidak terpenuhinya kuota 30% bagi perempuan di parlemen dan apa pengaruhnya pada kebijakan yang akan dihasilkan, terutama kebijakan yang mempunyai keberpihakan pada perempuan serta kelompok-kelompok lain yang tereksklusi secara struktural.