Visualisasi Perbandingan Pertumbuhan Investasi dan Kemiskinan di Provinsi Bengkulu Menggunakan Datawrapper

Penulis: Doni Aftarizal

Jurnalisme Data---Presiden Joko Widodo menginstruksikan pemerintah daerah mempermudah proses perizinan terkait investasi. Hal ini membawa dampak pertumbuhan investasi yang signifikan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bengkulu. Investasi terbagi dua, penanaman modal luar negeri (PMLN) dan penanaman modal dalam negeri (PMN).

Pemerintah berharap pertumbuhan investasi seiring dengan pembukaan lapangan kerja baru hingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya mengentaskan angka kemiskinan. 

Investasi di Provinsi Bengkulu beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), investasi PMLN di Provinsi Bengkulu pada tahun 2018 realisasinya sekitar US$ 136,6 juta, 2019 naik menjadi US$ 144,8 juta, dan 2020 naik lagi menjadi US$ 192,3 juta.

Gambar 1. Data realisasi investasi PMLN

Kondisi serupa terjadi juga di PMDN meski sempat turun jadi Rp5,39 triliun pada 2020 dari sebelumnya Rp4,90 triliun pada 2018 dan Rp5,45 triliun pada 2019. Namun, jumlah penduduk miskin cenderung fluktuatif. Data memperlihatkan jumlahnya pada 2018 sebanyak 303.550 jiwa, 2019 sebanyak 298.000 jiwa dan pada 2020 kembali naik jadi 306.000 jiwa.

Untuk mengetahui secara pasti hubungan timbal balik antara investasi dengan angka kemiskinan, yang bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya dampak positif pertumbuhan iklim investasi yang dapat membuka ruang terciptanya lapangan kerja baru sehingga berdampak pada upaya pengentasan angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu, harus dilakukan pengumpulan data-data investasi dan juga jumlah penduduk miskin terhitung sejak 5 tahun terakhir (2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021). Data-data itu akan dibandingkan. 

TAHAP MENGUMPULKAN DATA

1.Investasi PMLN

Sejumlah website terlihat menayangkan data terbuka PMLN, namun hanya website BPS menyajikan data yang lebih mudah untuk mengaksesnya. Ini diketahui saat dilakukan pencarian melalui google.com dengan format pencarian seperti ini

Gambar 2. Proses pencarian data PMLN di Google

Selanjutnya muncul link-link data terkait investasi PMLN dan pilih Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Provinsi, dan setelah diakses langsung menuju data PMLN yang dibutuhkan.

Gambar 3. Proses mendapatkan data PMLN dengan mengakses website BPS

Data PMLN yang terlihat pertama kali ketika berhasil diakses yakni data series 2015-2017 kemudian kembali klik atau pilih tabs bertulis excel untuk download. Disini ada 2 file tipe xls di download.

Gambar 4. Bentuk data PMLN Data Series 2018-2020 setelah berhasil diunduh dari  website BPS

Sementara untuk data realisasi investasi PMLN tahun 2021 yang tidak tersedia pada website BPS, diperoleh setelah mengakses website BKPM. Biar mudah dipahami, pada toolbar pilihan bahasa, dipilih Indonesia.

Gambar 5. Website BKPM saat pertama kali diakses

Kemudian pilih tabs realisasi investasi, pada bagian kiri website BKPM pilih tabs Investasi Langsung Luar Negeri (FDI), hingga tersaji data dalam type file pdf dan xls. Karena data PMLN yang dibutuhkan hanya tahun 2021, maka dipilih Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Berdasarkan Lokasi Periode Januari - Maret (TW I) 2021 dan Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Berdasarkan Lokasi Periode April - Juni (TW II) 2021 dengan type file pdf, dan pilih atau klik tanda download, sehingga diperoleh 2 file tipe pdf.

Gambar 6. Data PMLN pada website BKPM

2Investasi PMDN

Langkah yang hampir sama bisa dilakukan guna mengumpulkan data PMLN seperti saat mengakses data PMDN. Pencarian diawali dengan mengakses laman Google dan menggunakan kata kunci seperti ini

Gambar 7. Pencairan Realisasi Investasi PMDN di Google.com

Kemudian tersaji sejumlah link dan pilih atau klik link BPS Realisasi Investasi PMDN Menurut Provinsi (Investasi) hingga terakses website BPS PMDN.

Gambar 8. Data PMDN yang disajikan website BPS

Setelah itu download data realisasi investasi PMDN, seperti langkah saat pengumpulan data investasi PMLN. Namun tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan, yakni data series 2015-2017. Anda akan mendapatkan 2 file tipe xls.

Gambar 9. Bentuk data PMDN Data Series 2018-2020 setelah berhasil diunduh dari  website BPS

Karena pada website BPS tidak menyediakan data realisasi investasi pada tahun 2021, sehingga akhirnya diakses website BKPM dengan langkah yang juga hampir sama ketika mengumpulkan data PMLN. Diawali mengakses website BKPM, pilih tabs realisasi investasi. Setelah itu pada bagian kiri website pilih Investasi Langsung Dalam Negeri (DDI), lalu tayang beberapa file.

Selanjutnya langsung pilih Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Berdasarkan Lokasi Periode April - Juni (TW II) 2021 serta Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Berdasarkan Lokasi Periode Januari - Maret (TW I) 2021 yang memiliki type file pdf. Kemudian langsung klik tanda download dan diperoleh 2 file tipe pdf.

Gambar 10. Data PMDN pada website BKPM

3. Jumlah Penduduk Miskin

Dalam memperoleh data jumlah penduduk miskin, langsung mengakses website BPS dan kemudian pada tabs Sosial dan Kependudukan yang terletak di sebelah kiri website pilih Jumlah Penduduk Miskin Menurut Provinsi, 2007-2021 yang menampilkan link atau url baru.

Gambar 11. Data jumlah penduduk miskin menurut Provinsi di website BPS

Untuk proses pengumpulan data, langkah yang sama dilakukan seperti mengumpulkan data PMLN dan PMDN pada website BPS tersebut. Hanya saja di sini data per tahun yang dibutuhkan terbagi dalam 3 bagian yani Data Series 2016-2017, sehingga setelah data tersebut didownload akhirnya diperoleh 3 file dengan tipe xls.

Gambar 12. Data jumlah penduduk miskin menurut Provinsi dalam tipe xls setelah didownload dari website BPS

Setelah ketiga data (PMLN, PMDN, Kemiskinan) berhasil diunduh, selanjutnya file-file tersebut yang awalnya berada di folder download dipindahkan dan disatukan dalam 1 folder dengan nama Data PMLN, PMDN & Kemiskinan pada hardisk laptop untuk mempermudah tahapan selanjutnya.

 Gambar 13. File hasil downloadan yang dipindahkan dan disatukan dalam 1 folder di hardisk laptop

Folder tersebut kemudian diunggah ke Drive Google untuk mengamankan data. Untuk proses upload ke Drive google pilih atau klik toolbar dengan lambang plus (+) yang memiliki tulisan baru dan pilih upload folder.

Gambar 14. Proses mengupload data PMLN, PMDN, dan Kemiskinan ke Drive Google

Setelah itu muncul menu bar baru, pilih folder tempat menyimpan data di hardisk laptop dan ingin diunggah ke Drive google. Lalu pilih upload, secara otomatis file-file data PMLN, PMDN, dan Kemiskinan yang tersimpan dalam folder tersebut terunggah ke Drive google.

Gambar 15. Proses akhir agar folder Data PMLN, PMDN, dan Kemiskinan yang menyimpan file data terunggah ke Drive google

TAHAP MENGELOLA DATA DENGAN TOOLS SPREADSHEETS

1.Investasi PMLN

Mengelola data investasi PMLN menggunakan tools spreadsheet, dengan terlebih dahulu menyiapkan sheet yang diberi label Data PMLN Original. Kemudian data realisasi investasi yang sebelumnya telah berhasil dikumpulkan langsung disalin pada sheet tersebut. Hanya saja dalam proses penyalinan, yang disalin hanya data provinsi dan nilai investasi mulai tahun 2017, 2018, 2019, dan 2020 yang didownload dari website BPS.

Untuk proses penyalinan dari file hasil unduh ke spreadsheet, pada sheet Data PLMN Original, terlebih dahulu ketik tulisan Provinsi dan Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Provinsi (Juta US$) diikuti tahun 2017,2018, 2019, 2020, 2021 pada kolom berbeda paling atas. Kemudian buka file realisasi investasi PMLN yang tersimpan di hardisk laptop lalu blok baris yang berisikan nama-nama provinsi hingga sampai bawah, lalu tekan control C pada keyboard.

Gambar 16. Proses penyalinan realisasi investasi PMLN dari file di hardisk ke spreadsheets

Buka kembali spreadsheets dengan nama sheet Data PMLN Original, dan letak kursor tepat di bawah kolom Provinsi dan tekan control V. Selanjutnya kembali buka file hasil downloadan yang tersimpan di hardisk, lalu blok nilai investasi tahun 2017 dan tekan control C pada keyboard. Setelah itu kembali ke sheet Data PMLN Original dan tekan control V di keyboard tepat dibawah tahun 2017. Perlakuan yang sama terhadap nilai investasi tahun 2018, 2019, dan 2020.

Gambar 17. Proses penyalinan nilai realisasi investasi PMLN dari file di hardisk ke spreadsheets

Sedangkan nilai investasi tahun 2021, data yang didownload dari website BKPM terlebih dahulu dijumlahkan antara Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Berdasarkan Lokasi Periode Januari - Maret (TW I) 2021 dan Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Berdasarkan Lokasi Periode April - Juni (TW II) 2021. Disini dilakukan secara manual dengan menggunakan kalkulator di Handphone. Hasil penjumlahan barulah dimasukkan pada sheet data PMLN original.

Gambar 18. Data realisasi investasi PMLN yang diunduh dari website BPS dan BKPM setelah disalin ke spreadsheet

Selanjutnya dibuatkan duplikatnya dengan cara melakukan klik kanan pada sheet dengan label Data PMLN Original dan pilih tulisan Duplikasi. Sehingga muncul sheet baru dan beri label Duplikat Data PMLN Original

Gambar 19. Data PMLN Original setelah diduplikat pada spreadsheet

Setelah melalui kedua tahapan tersebut, barulah mulai dilakukan proses pembersihan yang diawali dengan Duplikat Data PMLN Original kembali diduplikatkan dan sheet baru hasil duplikat itu diganti nama menjadi PMLN Clean. Pada sheet PMLN Clean ini langkah pertama yang dilakukan menghapus tulisan Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Provinsi (Juta US$), sumber, source url, dan acces time, dengan cara memblok bagian yang ingin dihapus kemudian pilih Menu Bar Edit dan pilih atau klik Hapus Baris Yang Dipilih.

Gambar 20. Proses penghapusan pada langkah pertama untuk cleaning data

Sebagai catatan nilai investasi terdapat format yang berbeda-beda, karena bersifat otomatis akhirnya ada yang berbentuk tanggal dan ada berbentuk angka. Pada proses ini tahapan yang dilakukan memblok seluruh nilai investasi, kemudian pilih Format pada Menu Bar, pilih Angka pada Sub Menu Bar, dan terakhir pilih Teks Biasa.

Gambar 21. Proses mengubah format nilai investasi yang berbeda agar menjadi format yang sama

Kemudian perlakuan juga diberikan terhadap data nilai investasi yang awalnya angka-angka dipisahkan tanda titik (.) agar diubah menjadi tanda koma (,). Proses yang dilakukan dengan terlebih dahulu memblok seluruh nilai investasi secara keseluruhan, kemudian tekan kontrol F pada keyboard dan pilih titik tiga sehingga muncul tools tayangan baru Cari dan Ganti. Pada kolom Cari isi tanda titik (.) dan kolom Ganti Dengan isi tanda koma (,), selanjutnya klik Ganti Semua dan klik juga Selesai. Tujuan proses ini agar data nilai investasi bisa dikonversi.

Gambar 22. Proses pembersihan data PMLN dan mengganti tanda titik menjadi koma pada nilai investasi 

Masih pada sheet PMLN Clean juga dilakukan langkah ketiga terhadap nilai investasi yakni perlakuan berupa konversi menjadi Rupiah, karena awalnya data nilai investasi tersebut memiliki satuan US$ Juta. Proses konversi menggunakan formula =kolom nilai investasi*1000000*rata-rata kurs Dollar AS terhadap Rupiah dan tekan enter. 

Dalam proses konversi tetap harus menyesuaikan dengan tahun nilai investasi PMLN, mengingat rata-rata kurs Dollar AS terhadap Rupiah setiap tahun berbeda. Untuk mendapatkan nilai rata-rata kurs Dollar AS terhadap Rupiah, dilakukan pencarian menggunakan Google dan memasukkan kata kunci Average USD To IDR dengan tetap memasukkan angka tahun yang dibutuhkan yakni 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021 .

Gambar 23. Proses pencarian rata-rata kurs Dollar AS terhadap Rupiah

Agar dapat mempermudah proses konversi ini, cukup memasukkan formula pada kolom nilai investasi paling atas. Setelah itu kolom yang sudah memiliki nilai investasi yang merupakan hasil konversi tersebut, tinggal di drag ke arah bawah sesuai dengan masing-masing tahun nilai investasi PMLN.

Gambar 24. Proses konversi nilai investasi PMLN dari satuan Dollar AS menjadi Rupiah

Setelah menyelesaikan proses tersebut, selanjutnya membuat sheet baru dan diberi nama PMLN Clean Rupiah. Pada sheet ini data provinsi, tahun dan nilai investasi disalin dari sheet PMLN Clean. Pada proses penyalinan dana nilai investasi diberikan perlakuan dengan memilih Edit pada Menu Bar, pilih Tempel Khusus pada Sub Menu Bar, dan pilih Tempelkan Nilai Saja untuk menghindari terjadinya perubahan data.

Gambar 25. Proses penyalinan dari sheet PMLN Clean ke PMLN Clean Rupiah

Kemudian dengan tetap memblok seluruh nilai investasi pada sheet PMLN Clean Rupiah, klik tools Format lain dan pilih Angka. Untuk mempermudah membaca nilai investasi, angka desimal pada nilai investasi dihilangkan dengan cara mengklik tools Kurangi Angka Desimal.

Gambar 26. Proses perlakuan untuk mempermudah pembacaan data nilai investasi PMLN

Karena data nilai investasi PMLN yang dibutuhkan hanya Provinsi Bengkulu, sehingga harus dilakukan penyaringan dengan menggunakan Tabel Pivot. Dalam proses ini diawali dengan memilih Data pada Menu Bar, kemudian pilih Tabel Pivot pada sheet PMLN Clean Rupiah, sehingga muncul Bar baru Buat Tabel Pivot. Pada Bar tersebut pilih sheet baru dan klik Buat, dan muncul sheet baru yang selanjutnya diberi nama Pivot Table PMLN.

Gambar 27. Proses penyaringan dengan Pivot Table

Pada Pivot Table PMLN selanjutnya diberikan perlakuan Editor Tabel Pivot. Pada Bar ini langkah pertama yang dilakukan dengan mengklik Tambahkan pada menu Filter dengan memilih kata Provinsi dan dilanjutkan hanya mencentang Bengkulu. Kemudian pada menu Baris pilih Tambahkan Provinsi, 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021 disertai dengan tidak mencentang Tampilkan Total. Ini merupakan proses terakhir dalam pengolahan data nilai investasi PMLN.

Gambar 28. Data investasi PMLN pada Pivot Table

2. Investasi PMDN

Mengelola data investasi PMDN dengan menggunakan tools spreadsheet, hampir sama dengan proses pengelolaan data investasi PMLN. Dimana terlebih dahulu disiapkan sheet yang diberi nama data PMDN original. Kemudian data realisasi investasi PMDN disalin pada sheet tersebut. Hanya saja dalam proses penyalinan, hanya data provinsi dan nilai investasi mulai tahun 2017, 2018, 2019, dan 2020 yang didownload dari website BPS.

Untuk proses penyalinan realisasi investasi PMDN 2017, 2018, 2019 dan 2019 dari file yang didownload dari website BPS dan telah tersimpan di hardisk laptop ke spreadsheets, tahapan dan prosesnya hampir sama dengan penyalinan realisasi investasi PMLN. Diawali dengan membuka file realisasi investasi PMDN hasil unduh.

Gambar 28. Proses penyalinan dengan menekan control C pada file hasil downloadan nilai investasi PMDN 2017

Kemudian kembali buka sheet yang sebelumnya telah diberi nama Data PMDN Original. Pilih kolom nilai investasi, sesuai dengan tahun yang sebelumnya telah di copy.

Gambar 29. Proses menyalin nilai investasi ke sheet Data PMDN Original dengan menekan control V

Perlakuan yang sama dengan proses nilai investasi PMLN juga diberikan pada nilai investasi PMDN tahun 2021, data yang didownload dari website BKPM terlebih dahulu dijumlahkan antara Realisasi PMDN Berdasarkan Lokasi Periode Januari - Maret (TW I) 2021 dan Realisasi PMDN Berdasarkan Lokasi Periode April - Juni (TW II) 2021. 

Gambar 30. Data realisasi investasi PMDN yang didownload dari website BPS dan BKPM setelah disalin ke spreadsheets

Data PMDN Original itu diduplikatkan dengan cara klik kanan hingga muncul Bar dan pilih tulisan Duplikasi. Setelah muncul sheet baru, klik kanan dan pilih Ganti Nama. Lalu ketik Duplikat Data PMDN Original

Kemudian barulah dilanjutkan dengan proses pembersihan yang diawali sheet Duplikat Data PMDN Original kembali diduplikatkan. Setelah ada sheet baru yang merupakan hasil duplikat, diganti nama menjadi PMDN Clean. Pada sheet PMDN Clean pembersihan dilakukan dengan menghapus tulisan Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Provinsi (Miliar Rupiah), sumber, source url, dan acces time.

Nilai investasi PMDN ini juga terdapat format yang berbeda-beda, karena ada yang dalam berbentuk format tanggal dan ada berbentuk angka. Sehingga diberikan perlakuan berupa nilai investasi di blok, kemudian pilih Format pada Menu Bar, pilih Angka pada Sub Menu Bar, dan terakhir pilih Teks Biasa.

Perlakuan dilanjutkan dengan merubah tanda titik (.) dengan tanda koma (,) pada angka nilai investasi. Prosesnya dengan memblok seluruh nilai investasi, kemudian tekan control F pada keyboard pilih titik tiga sehingga muncul tools tayangan baru Cari dan Ganti. Pada kolom Cari isi tanda titik (.) dan kolom Ganti Dengan isi tanda koma (,), selanjutnya klik Ganti Semua dan pilih Selesai. Tujuan proses ini agar data nilai investasi bisa dikonversi.

Gambar 32. Proses pembersihan data PMDN dan mengganti tanda titik menjadi koma pada nilai investasi 

Karena nilai investasi PMDN pada sheet PMDN Clean masih menggunakan satuan Miliar Rupiah, sehingga nilai investasi itu harus dilakukan konversi angka yang menunjukkan nilai mata uang rupiah. Konversi tetap dilakukan pada sheet PMDN Clean dengan menggunakan formula =kolom nilai investasi*1000000000 dan tekan enter. 

Proses konversi ini, cukup memasukkan formula pada baris nilai investasi paling atas di kolom tahun 2017. Setelah itu baris yang sudah dikonversi di drag ke samping mengikuti kolom tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021. Lalu di drag lagi hingga nilai investasi pada baris paling bawah. 

Gambar 33. Proses konversi nilai investasi PMDN dari satuan Miliar Rupiah menjadi angka

Selanjutnya membuat sheet baru dan diberi nama PMDN Clean Rupiah, yang kemudian data provinsi, tahun dan nilai investasi disalin dari sheet PMDN Clean. Dalam penyalinan nilai investasi diberikan perlakuan dengan memilih Edit pada Menu Bar, pilih Tempel Khusus pada Sub Menu Bar, dan pilih Tempelkan Nilai Saja untuk menghindari terjadinya perubahan data.

Gambar 34. Proses penyalinan dari sheet PMDN Clean ke PMDN Clean Rupiah

Lalu nilai investasi pada sheet PMDN Clean Rupiah dibuat format angka dengan cara klik tools Format lain dan pilih Angka. Agar nilai investasi mudah dalam proses selanjutnya dan dibaca,  angka desimal pada nilai investasi dihilangkan dengan cara mengklik tools Kurangi Angka Desimal.

Gambar 35. Proses perlakuan untuk mempermudah pembacaan nilai investasi PMDN

Menyesuaikan dengan nilai investasi PMLN yang sudah dikelola, pada nilai investasi PMDN ini juga dilakukan penyaringan dengan menggunakan Tabel Pivot. Proses ini diawali dengan memilih Data pada Menu Bar, kemudian pilih Tabel Pivot pada sheet PMLN Clean Rupiah, sehingga muncul Bar baru Buat Tabel Pivot. Pada Bar tersebut pilih sheet baru dan klik Buat, dan muncul sheet baru yang selanjutnya diberi nama Pivot Table PMDN.

Gambar 36. Proses penyaringan dengan Pivot Table

Sheet Pivot Table PMDN dilakukan Editor Tabel Pivot untuk akhir proses penyaringan. Pada Bar ini langkah pertama yang dilakukan dengan mengklik Tambahkan pada menu Filter dengan memilih kata Provinsi dan dilanjutkan hanya mencentang Bengkulu. Kemudian pada menu Baris pilih Tambahkan Provinsi, 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021 disertai dengan tidak mencentang Tampilkan Total dan ini merupakan proses terakhir dalam pengolahan data nilai investasi PMDN.

Gambar 37. Nilai  investasi PMDN setelah penyaringan menggunakan Pivot Table

3. Jumlah Penduduk Miskin

Proses pengelolaan data jumlah penduduk miskin, juga diawali dengan membuat sheet baru pada spreadsheets yang diberi nama Kemiskinan Original. Kemudian data kemiskinan yang didownload pada website BPS, disalin pada sheet tersebut. Hanya saja yang disalin data kemiskinan untuk tahun 2017, 2018, 2019, dan 2020 semester kedua, sedangkan tahun 2021 semester pertama karena semester kedua belum berakhir. Untuk proses penyalinan dari file hasil downloadan yang tersimpan di laptop, tahapannya sama dengan proses penyalinan realisasi investasi PMLN dan PMDN.

Gambar 38. Proses penyalinan jumlah penduduk miskin semester kedua dari file hasil downloadan yang tersimpan di hardisk dengan menekan control C di keyboard laptop

Selanjutnya kembali buka sheet yang sebelumnya telah diberi nama Kemiskinan original. Proses penyalinan nilai jumlah sesuaikan dengan tahun.

Gambar 39. Proses penyalinan jumlah penduduk miskin semester kedua dari file hasil downloadan ke spreadsheets dengan menekan control C di keyboard laptop

Setelah proses penyalinan selesai, hasil yang diperoleh seperti tangkapan layar di bawah ini

Gambar 40. Jumlah penduduk miskin yang sudah disalin ke spreadsheets

Tahapan selanjutnya hampir sama dengan proses data nilai investasi PMLN dan PMDN. Dimana jumlah penduduk miskin diduplikatkan dengan cara klik kanan pada shet Kemiskinan Original hingga muncul Bar dan pilih Duplikasikan. Ketika muncul sheet baru ganti nama menjadi Kemiskinan Clean.

Sheet Kemiskinan Clean dilakukan proses pembersihan yang diawali dengan menghapus tulisan Jumlah Penduduk Miskin Menurut Provinsi (Ribu Jiwa), sumber, source url, dan acces time. Pada sheet ini terutama nilai jumlah penduduk miskin juga terdapat format tanggal dan ada berbentuk angka. Sehingga nilai jumlah diblok, kemudian pilih Format pada Menu Bar, pilih Angka pada Sub Menu Bar, dan terakhir pilih Teks Biasa.

Merubah tanda titik (.) dengan tanda koma (,) pada nilai jumlah penduduk miskin juga dilakukan. Prosesnya dengan memblok seluruh nila, kemudian tekan control F pada keyboard pilih titik tiga sehingga muncul tools tayangan baru Cari dan Ganti. Pada kolom Cari isi tanda titik (.) dan kolom Ganti Dengan isi tanda koma (,), selanjutnya klik Ganti Semua dan pilih Selesai. Proses ini bertujuan untuk mempermudah perhitungan dan konversi. 

Gambar 41. Proses merubah tanda titik (.) menjadi tanda koma (,) pada jumlah penduduk miskin di sheet Kemiskinan Clean

Karena nilai jumlah penduduk miskin ini menggunakan satuan Ribu Jiwa, sehingga nilai investasi itu harus dilakukan konversi angka yang menunjukkan nilai dalam bentuk angka sepenuhnya. Konversi tetap dilakukan pada sheet Kemiskinan Clean dengan menggunakan formula =kolom nilai jumlah penduduk miskin*1000 dan tekan enter.

Gambar 42. Proses konversi pada nilai jumlah penduduk miskin pada sheet Kemiskinan Clean

Dalam Proses konversi ini, cukup memasukkan formula pada baris nilai jumlah penduduk miskin paling atas di kolom tahun 2017. Setelah itu baris yang sudah dikonversi di drag ke samping mengikuti kolom tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021. Lalu di drag lagi hingga nilai pada baris paling bawah. 

Gambar 43. Sheet Kemiskinan Clean yang sudah dilakukan proses cleaning, perubahan format, dan konversi

Dengan selesainya tahapan di atas, langkah selanjutnya kembali membuat sheet baru dan diberi nama Kemiskinan Clean Penyesuaian. Proses penyalinan mulai dari kolom Provinsi dan tahun 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021. Hanya saja untuk proses penyalinan nilai jumlah penduduk miskin dengan memilih Edit pada Menu Bar, pilih Tempel Khusus pada Sub Menu Bar, dan pilih Tempelkan Nilai Saja untuk menghindari terjadinya perubahan data.

Gambar 44. Proses penyalinan pada sheet Kemiskinan Clean Penyesuaian setelah dikonversi

Kemudian nilai jumlah penduduk miskin itu juga dibuat format angka dengan cara klik tools Format lain dan pilih Angka, agar dalam proses selanjutnya lebih mudah. Selain itu angka desimal pada nilainya juga dihilangkan dengan cara mengklik tools Kurangi Angka Desimal.

Gambar 45. Jumlah penduduk miskin yang sudah dilakukan proses penyesuaian

Untuk proses penyaringan sehingga diperoleh data jumlah penduduk miskin di Provinsi Bengkulu saja, tetap membuat pivot table dengan sheet baru pada sheet Kemiskinan Clean Penyesuaian dan diberi nama Pivot Table Kemiskinan. Proses penyaringan dalam pivot tabel ini dengan mengklik Tambahkan pada menu Filter dengan memilih kata Provinsi dan dilanjutkan hanya mencentang Bengkulu. Kemudian pada menu Baris pilih Tambahkan Provinsi, 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021 disertai dengan tidak mencentang Tampilkan Total.

Gambar 46. Jumlah penduduk miskin di Provinsi Bengkulu  setelah penyaringan menggunakan Pivot Table

VISUALISASI DENGAN TOOLS DATA WRAPPER

Untuk membandingkan antara pertumbuhan investasi dan dampaknya terhadap angka kemiskinan. Maka divisualisasikan dalam bentuk grafik, disini tools yang digunakan Datawrapper. Namun sebelum menggunakan tools tersebut, terlebih dahulu data investasi PMLN, PMDN, dan Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Bengkulu yang sudah difilter dengan menggunakan Pivot Table pada spreadsheets digabungkan.

Penggabungan dengan cara membuat sheet baru dan diberi nama PMLN, PMDN & Kemiskinan Bengkulu. Proses penyatuan ini dengan cara penyalinan secara manual dengan terlebih dahulu menyusun Tahun, PMLN, PMDN, dan Kemiskinan menjadi kolom. Selanjutnya pada kolom tahun diketik 2017, 2018, 2019, 2020, dan 2021. Sedangkan kolom PMLN, PMDN, dan Kemiskinan disalin secara manual dari masing-masing sheet Pivot Table yang sebelumnya telah dibuat.

Gambar 47. Data Tahun, PMLN, PMDN, dan Kemiskinan yang sudah dilakukan pengetikan dan penyalinan secara manual

Hanya saja untuk mempermudah visualisasi dengan Data Wrapper, agar grafik nantinya bisa terbaca secara jelas nilai PMLN, PMDN dan Kemiskinan dilakukan pembulatan dengan terlebih dahulu dikonversi. Untuk nilai investasi PMLN dan PMDN menjadi satuan Miliar Rupiah, sedangkan Kemiskinan menjadi (Ribu Jiwa). Konversi tetap dilakukan pada sheet PMLN, PMDN, dan Kemiskinan. Tahapannya untuk nilai investasi PMLN dan PMDN menggunakan formula =kolom nilai investasi dibagi 1000000000, sedangkan kemiskinan =kolom nilai kemiskinan dibagi 1000.

Konversi ini cukup dilakukan pada baris yang terdapat nilai PMDN, PMLN dan Kemiskinan paling atas. Selanjutnya tinggal di drag ke bawah mengikuti tahun masing-masing nilai.

Gambar 48. Proses konversi PMLN, PMDN dan Kemiskinan sebelum dimasukkan dalam Datawrapper

Tahapan selanjutnya, tambah sheet baru diikuti mengganti nama PMLN, PMDN & Kemiskinan Konversi dan nilai hasil konversi disalin. Dalam melakukan penyalinan di sheet PMNL, PMDN & Kemiskinan dengan cara memilih menu bar Edit, pilih Tempel khusus dan pilih Tempelkan nilai saja guna menghindari terjadinya perubahan data.

Gambar 49. Proses penyalinan hasil konversi ke sheet PMLN, PMDN dan Kemiskinan Konversi

Setelah menyelesaikan tahapan itu, barulah mengakses website Data Wrapper, dan langsung log in dan disini digunakan akun twitter. Setelah berhasil log in, pilih bar Creat New dan pilih New Chart hingga tersaji tahapan-tahapan dalam membuat grafik. Tahapan pertama Upload Data, dimana terdapat 4 pilihan. Saya memilih upload data dengan Link external dataset, sehingga url PMLN, PMDN & Kemiskinan Konversi pada spreadsheets yang disalin. Setelah itu pilih Proceed.

Gambar 50. Proses upload PMLN, PMDN dan Kemiskinan Konversi untuk menjadi grafik

Kemudian langsung muncul tahapan kedua yakni Check & Describe. Disini bisa dilihat secara jelas nilai PMLN, PMDN & Kemiskinan terjadi perubahan atau tidak. Karena di Datawrapper pembulatan dilakukan secara otomatis yang berdampak terhadap grafik nantinya. Jika tidak ada perubahan maka kembali pilih Proceed.

Gambar 51. Langkah kedua setelah dilakukan upload data ke Data Wrapper dalam proses pembuatan grafik

Setelah itu muncul tahapan ketiga Visualize. Kemudian pilih Menu Bar Chart Type dan terdapat 25 pilihan. Disini dipilih Chart Type Column Chart sehingga nantinya berbentuk grup grafik batang. Namun dengan Chart Type ini grafik nilai investasi PMLN, PMDN dan Kemiskinan terpisah. Untuk melihat masing-masing grafik nilai-nilai itu dengan mengklik menu bar pada grafik, seperti grafik PLMN cukup mengklik menu bar PLMN (Miliar Rupiah).

Gambar 52. Visualisasi grafik data investasi PMLN di Datawraper

Sementara untuk melihat grafik nilai investasi PMDN dengan cara memilih atau mengklik menu bar PMDN (Miliar Rupiah).

Gambar 53. Visualisasi grafik data investasi PMDN di Datawraper

Langkah serupa dengan melihat grafik nilai investasi PMLN dan PMDN, juga dilakukan ketika ingin melihat grafik Kemiskinan.

Gambar 54. Visualisasi grafik data Kemiskinan di Datawraper

Kemudian pada Menu Bar Refine, perlakuan pertama diberikan pada Select Column dengan memilih Show All With Tabs. Selanjutnya dilakukan pemilihan warna agar perbedaan grafik batang terlihat jelas dengan cara mengklik Customize Colors dibagian tool Column Colo , dan pada Show Values pilih Always. 

Gambar 55. Visualisasi grafik pada proses menu Refine di Datawraper

Sedangkan di bagian Menu Bar Annotate, di Title diisi PMLN, PMDN & Kemiskinan, Discription diisi Grafik nilai investasi PMLN, PMDN dan Jumlah Penduduk Miksin di Provinsi Bengkulu. Lalu Data Source diisi BPS dan BPKM, serta Link to data source diisi link PMLN, PMDN & Kemiskinan Konversi. Lalu kembali pilih Proceed.

Gambar 56. Visualisasi grafik pada proses menu Annotate di Datawraper

Langkah ke-empat Publish & Embed, disini tahapan awal yang dilakukan memilih Publish. Kemudian terdapat pilihan dibagi dengan link atau dengan download gambar format PNG. Untuk berbagi dengan link cukup pilih tanda copy pada Link to your visualization. Lalu pada bar Embed code for your visualization juga pilih copy. Sedangkan untuk berbagai gambar, pilih tools PNG kemudian klik Download image.

Gambar 57. Langkah keempat Publish & Embed pada Datawraper dalam proses pembuatan grafik

Setelah dilakukan download, grafik yang diperoleh dalam bentuk grafik batang dengan format PNG. Di mana setelah melihat grafik dapat dilihat secara langsung tampak pertumbuhan investasi PMLN dan PMDN terhadap Kemiskinan.

Gambar 58. Grafik pertumbuhan PMLN, PMDN dan Jumlah Penduduk Kemiskinan

Melihat grafik yang disajikan, secara tidak langsung menandakan jika pertumbuhan investasi baik PMLN ataupun PMDN belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pengurangan angka kemiskinan. Karena dari grafik itu terlihat pada saat investasi PMLN dan PMDN cenderung naik, tapi angka kemiskinan cenderung konstan bahkan naik turun. Grafik dapat diakses pada link berikut.