Pandemi COVID-19 berdampak pada balita dan anak-anak sebagai kelompok rentan baik dalam penularan maupun pemenuhan hak dan perlindungan mereka. Dampak langsung dapat terjadi pada balita dan anak-anak (termasuk anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus) yang tertular COVID-19, yaitu mereka berisiko harus dipisahkan dari orang tua, anggota keluarga/ pengasuh karena harus menjalani isolasi/karantina. Kelompok rentan yang lain adalah anak yang berkonflik dengan hukum yang sudah terpisah dengan orang tua/pengasuh dan harus tinggal di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Sebaliknya, jika orang tua, anggota keluarga atau pengasuh anak yang tertular COVID-19, anak-anak juga memiliki resiko terpisah dari orang tua/pengasuhnya. Hal itu utamanya jika anak diasuh oleh perempuan (kepala keluarga tunggal), lansia, dan orang tua/pengasuh penyandang disabilitas yang juga merupakan kelompok rentan penularan COVID-19. Orang tua/pengasuh yang tidak terdaftar untuk bantuan sosial, memiliki kendala akses pelayanan publik dan menghambat pemenuhan hak untuk anak.

Diskusi ini akan membahas mengenai berbagai persoalan dan dampak pandemi pada balita dan anak-anak yang orang tua/pengasuh utamanya termasuk dalam kelompok rentan baik dalam hal penularan COVID-19 maupun pemenuhan haknya. Sekaligus membahas rekomendasi tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Silakan bergabung dalam diskusi ini dengan klik "Daftar" di bawah ini maksimal 15 menit sebelum sesi dimulai. Link webinarjam akan dikirim melalui email. Pendaftaran setelah sesi diskusi dimulai tidak dapat diapprove oleh sistem. Sampai ketemu!

Pembicara


Deputi Bidang Pembangunan Manusia, masyarakat dan Kebudayaan

Ali Aulia Ramly
UNICEF Indonesia

Spesialis Perlindungan Anak


Direktur


Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga

Moderator


Pengurus Nasional

Contact

  • jurnalismedata.indonesia@gmail.com
  • 0823-2323-8462 (Putri)