Di Mei 2020, pandemi Covid-19 telah mempengaruhi 212 negara, termasuk Indonesia. Dampak Covid-19 tidak hanya pada kesehatan tapi juga sosial ekonomi masyarakat karena pembatasan sosial. Pemerintah telah melakukan langkah-langkah penanganan Covid-19 dengan mengalokasikan anggaran 405,1 trilyun rupiah.

Namun penanganan dampak Covid-19 ini di lapangan masih banyak kekurangan, mulai kurangnya alat test sampai bantuan sosial yang salah alamat. Media atau pers memiliki tanggung jawab utama dalam memantau akuntabilitas dan transparansi penanganan Covid-19 ini.

Aliansi Jurnalis Independen dengan dukungan dari UNESCO akan mengadakan diskusi online dengan tema “Jurnalisme Mengawal Transparansi dan Akuntabilitas Penanganan Pandemi COVID 19". Silakan bergabung dalam diskusi ini dengan klik "Daftar" di bawah ini maksimal 15 menit sebelum sesi dimulai. Link webinarjam akan dikirim melalui email. Pendaftaran setelah sesi pendaftaran dimulai tidak dapat diapprove oleh sistem. Sampai ketemu!

Pembicara

Mike Verawati
Koalisi Perempuan Indonesia

Koordinator Pokja Reformasi Kebijakan Publik

Yuna Farhan
The International Budget Partnership (IBP)

Peneliti

Moderator

Bayu Wardhana
Pengurus AJI Indonesia

Ketua Bidang Penyiaran

Contact

  • jurnalismedata.indonesia@gmail.com
  • Minda (0812 857 2252)