Pandemi COVID-19 telah menyebar di Indonesia, dari data yang dirilis covid19.go.id per 15 Mei 2020, virus ini telah menyebar di 34 provinsi dengan jumlah positif COVID-19 mencapai 16.496 kasus. Dari kasus tersebut termasuk di antaranya adalah balita, anak-anak dan perempuan sebagai kelompok rentan terutama untuk pemenuhan hak dan perlindungan mereka.

Upaya pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus Corona, di sisi lain berdampak pada berbagai aspek kehidupan publik termasuk aspek kesehatan jiwa dan psikososial terutama pada anak dan perempuan sebagai kelompok rentan yang masih kurang mendapat perhatian.

Oleh karena itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama dengan UNICEF, akan menyelenggarakan diskusi online ini dengan melibatkan pakar yang kompeten dan relevan, antara lain: Ali Aulia Ramly (Spesialis Perlindungan Anak, UNICEF Indonesia), Annelia Sari Sani (Ketua Satgas, Ikatan Psikolog Klinis Indonesia untuk Penanggulangan COVID-19) dan Danika Nurkalista (Manajer Pelayanan Konseling, Yayasan Pulih) untuk membahas sejauh mana perhatian pada pemenuhan hak-hak anak dan perempuan terutama terkait kesehatan jiwa dan psikososial selama masa Pandemi COVID-19 di Indonesia dan mendorong semua pihak memberikan perhatian pada pentingnya kesehatan jiwa dan psikososial anak dan perempuan sebagai investasi masa depan.


Silakan bergabung dalam diskusi ini dengan klik "Daftar" di bawah ini maksimal 15 menit sebelum sesi dimulai. Link webinarjam akan dikirim melalui email. Pendaftaran setelah sesi diskusi dimulai tidak dapat diapprove oleh sistem. Sampai ketemu!

Pembicara

Annelia Sari Sani
Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia untuk Penanggulangan COVID-19

Ketua Satgas

Danika Nurkalista
Yayasan Pulih

Manajer Layanan Konseling

Ali Aulia Ramly
UNICEF Indonesia

Spesialis Perlindungan Anak

Moderator

Dian Yuliastuti
Pengurus AJI Indonesia

Divisi Gender, Anak dan Kelompok Marjinal

Contact

  • jurnalismedata.indonesia@gmail.com
  • 0823-2323-8462 (Putri)