Skip to main content

Mendulang Suara dari Penggemar K-Pop

Jurnalismedata --- Pemilu 2024 sudah lewat, namun menyisakan kisah-kisah menarik seputar kampanye. Saat masa kampanye calon presiden, muncul akun-akun media sosial yang mengidentikkan diri dengan penggemar K-Pop.

Budaya K-Pop memang menjadi daya tarik kuat di generasi milenial dan Z. Sementara populasi generasi ini adalah hamper 60% dari pemilih pada Pemilu 2024. Maka wajar jika beberapa tim suskes capres mendekati dengan akun-akun budaya K-Popification. 

Partai Gerindra sempat menawarkan tiket gratis untuk menonton konser BlackPink dengan syarat berfoto di depan baliho Prabowo. Penawaran ini menimbulkan protes di kalangan penggemar K-Pop di Indonesia, karena mempolitisir BlackPink. 

Cara lain adalah membuat akun dengan nada K-Pop. Seperti @aniesbubble, @olpproject. Keduanya cenderung ke capres Anies Baswedan. Sementara cara-cara kreatif lain dilakukan @timpenguinnas yang mendukung capres Ganjar Pranowo.

Mereka ada yang mengaku relawan alias tidak dibayar. Bagaimana riuh akun-akun medsos pendulkung capres ini, dapat disimak pada berita berikut:  K-Popification di Kalangan Muda Jadi Penyemarak Pemilu 2024