Partai Memilih Caleg yang Domilisi di Jakarta karena Rekam Jejak
Jurnalismedata.id -- Anggota DPR di Senayan meskipun mewakili banyak daerah, namun sebagian berdomisili di Jakarta. Pada pemilu 2024, mereka yang terpilih menjadi anggota DPR, sekitar 20,8% adalah berdomisili di Jakarta tapi mewakili daerah pemilihan di luar Jakarta.
Seperti Meutya Hafid dari Golkar selalu mewakili (dapil) Sumatera Utara I. Dapil ini meliputi Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai. Meski demikian Meutya Hafid tidak punya sejarah dengan Sumatra Utara.
Menurut Meutya Hafid, penentuan dapil sangat ditentukan oleh partai. Sehingga partai menjadi penentu utama dalam penempatan caleg berdasarkan domisili. Partai Golkar adalah partai lolos parlemen yang paling banyak menempatkan caleg dari Jakarta yang bertarung di daerah. Ada sebanyak 183 caleg Golkar dari Jakarta yang dikirim ke daerah.
Namun letak domisili caleg ini ternyata tidak menjadi pertimbangan para pemilih. Para pemilih justru lebih memilih rekam jejak dibandingkan asal domisili. Bahkan pemilih lebih kesamaan agama dari pada kesamaan domisili.
Liputan soal ini dapat dilihat di: Mengapa Banyak Caleg Asal Jakarta Mencalonkan Diri di Luar Domisilinya?