Skip to main content

Praktek Perusahaan Sawit Merambah Hutan di Riau

JurnalismeData --- Perusahaan sawit sudah sering terdengar merambah kawasan hutan untuk memperluas lahannya. Hal ini dibuktikan oleh 2 orang jurnalis yaitu Puja Pratama Ridwan dan Mahardika Zenar Auliya yang mengangkat perambahan hutan oleh perusahaan sawit di provinsi Riau. 

Data yang dikumpulkan menunjukkan ada 7 perusahaan sawit yang sebagian lahannya masuk ke kawasan hutan. Lebih dari 30.000 hektar kawasan hutan yang digunakan oleh 7 perusahaan ini. Padahal hutan-hutan ini juga menjadi rumah bagi binatang-binatang langka seperti harimau Sumatera dan tapir. 

Perusahaan yang paling banyak merambah hutan adalah Tunggal Perkasa Plantations, yaitu 10.484 hektar lahannya berada di hutan produksi konversi. Perusahaan ini merupakan bagian dari Astra Group di bawah PT Astra Agro Lestari Tbk. 

Selain PT Tunggal Perkasa, juga ada BUMN PT Perkebunan Nusantara V yang merambah sekitar 3.535 hektar yang terdiri dari hutan produksi tetap, hutan produksi terbatas sampai hutan konservasi. 

Akibat dari hilangnya hutan ini, sudah terjadi ada banjir 3 kali di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir  pada  tahun 2022. 

Perusahaan-perusahaan sawit  apa saja yang merambah kawasan hutan di Riau, dapat dibaca di Nasib Hutan Riau di Tengah Serbuan Korporasi Sawit