Tingginya Putus Sekolah di Kota Pelajar
JurnalismeData --- Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar atau provinsi di mana banyak sekolah maupun perguruan tinggi. Namun angka putus sekolah juga tinggi di provinsi ini.
Pada tahun 2021 tercatat ada 365 kasus anak putus sekolah. Ini melonjak tinggi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2020 ada 102 kasus dan tahun 2019 ada 104 kasus.
Salah satu penyebab putus sekolah ditengarai karena tingginya pengeluaran hidup. Di daerah pedesaan, pengeluaran untuk makan lebih besar dari pada pengeluaran non makanan. Sementara di perkotaan, pengeluaran non makanan lebih besar dari pada untuk makanan.
Fenomena di pedesaan inilah yang ditengarai membuat sebagian siswa harus putus sekolah. Karena kebutuhan hidup terutama mencukupi makanan sehari-hari, maka anak-anak harus bekerja. Harga bahan makanan yang terus menaik, membuat orang tua lebih memilih menghentikan pendidikan anaknya dan meminta anaknya bekerja.
Meskipun belajar di sekolah negeri bebas SPP, namun kebutuhan untuk belajar juga tinggi. Seperti biaya seragam, sepatu warna hitam, transportasi dll. Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) memang sudah berjalan di Yogyakarta, namun belum mencakup semua siswa yang membutuhkan. Karena KIP ini diperuntukkan bagi keluarga yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera atau arti lugasnya adalah keluarga miskin.
Faktor lain tingginya angka putus sekolah adalah karena hamil di luar nikah dan pernikahan dini. Masih banyak sekolah di Yogya yang memberi sanksi mengeluarkan siswi yang hamil. Bukan memberi kesempatan menyelesaikan studi, setelah melahirkan. Tetapi hamil dianggap aib bagi sekolah. Maka siswi pun dikeluarkan dari sekolah. Pernikahan dini juga menyumbangkan naiknya anak-anak putus sekolah. Pernikahan dini, membuat mereka kehilangan hak untuk belajar di sekolah.
Bagaimana ulasan mendalam soal putus sekolah di Yogyakarta, dapat dibaca di liputan yang dilakukan Adil Al Hasan, Agidio, Lutfi Adib, Gilang Ihsan, Tiara I dalam judul: Ratusan Pelajar Putus Sekolah, Lantaran Kenaikan Pengeluaran di Kota Pelajar