Senator Perempuan di Sumatra Barat Masih MInim
Jurnalismedata -- Provinsi Sumatra Barat mempunyai budaya matrilineal yang kuat karena budaya Minangkabau. Buday aini menempatkan perempuan pada posisi sosial yang kuat. Namun hal ini tidak tercermin dari jumlah perempuan di parlemen dari provinsi Sumatra Barat.
Budaya matrilineal di mana sseorang perempuan mewarisi rumah, sawah dan ladang. Harta kekayaan masuk dalam garis keturunan perempuan.
Namun dalam 3 periode pemilu, keterwakilan perempuan di DPR maupun DPRD di provinsi ini tidak sampai 30 persen. Untuk tingkat DPR pusat di periode 2019-2024, hanya ada 1 perempuan anggota DPR dari Sumatra Barat. Bahkan ada 3 kabupaten yang tidak memiliki anggota perempuan di DPRD, yaitu Mentawai, Solok Selatan, Peisisr Selatan.
Bagaimana dinamika keterwakilan perempuan di Sumatra Barat, dapat disimak di :Budaya Matrilineal dan Tantangan Keterwakilan Perempuan di Sumatra Barat